TRIADHA 2026

Triadha Hizbul Wathan 2026: Memperkuat Jiwa Kepanduan, Kebersamaan, dan Semangat Perkaderan

 

Semarang, 25 Januari 2026 – Hizbul Wathan Kafilah Jenderal Soedirman Universitas Muhammadiyah Semarang sukses menyelenggarakan kegiatan Triadha Hizbul Wathan 2026 pada Sabtu–Ahad, 24–25 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Universitas Muhammadiyah Semarang dan Lapangan Tembak Kodam Undip ini diikuti oleh sekitar 60 peserta, yang terdiri atas pengurus dan anggota Hizbul Wathan periode 2025/2026 serta tamu undangan dari unsur pembina, qobilah, dan dewan kafilah. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Jiwa Kepanduan sebagai Fondasi Integrasi, Daya Juang, dan Mempererat Keakraban serta Kebersamaan Kader Hizbul Wathan.”

Triadha Hizbul Wathan merupakan salah satu program pembinaan kader yang dirancang untuk memperkuat nilai-nilai kepanduan, mempererat tali silaturahmi, serta membangun semangat kebersamaan antar kader Hizbul Wathan UNIMUS. Kegiatan ini menjadi wadah bagi seluruh pengurus dan anggota untuk belajar bersama, berdiskusi, serta merefleksikan kembali nilai-nilai dasar kepanduan yang menjadi identitas Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkokoh semangat perkaderan yang berkelanjutan dalam lingkungan organisasi.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan Apel Pembukaan yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol peringatan Milad Hizbul Wathan UNIMUS ke-12. Momen tersebut menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan dan kontribusi Hizbul Wathan dalam membina kader-kader muda Muhammadiyah di lingkungan Universitas Muhammadiyah Semarang. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti sesi dokumentasi dan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan seluruh keluarga besar Hizbul Wathan UNIMUS.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai aktivitas kepanduan yang bertujuan membangun karakter, kemandirian, dan kerja sama tim. Peserta mengikuti kegiatan pendirian tenda, kultum, ibadah berjamaah, serta sesi Teras Kepanduan yang menjadi salah satu agenda utama dalam Triadha tahun ini. Pada sesi tersebut, peserta memperoleh wawasan dan motivasi mengenai nilai-nilai Pandu Hizbul Wathan, sejarah perjalanan Hizbul Wathan UNIMUS, serta refleksi mengenai pentingnya peran kader dalam menjaga eksistensi dan keberlanjutan organisasi. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab juga menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, dan pandangan mengenai dinamika organisasi serta pengembangan kader di masa mendatang.

Memasuki malam hari, suasana keakraban semakin terasa melalui kegiatan Api Unggun dan Pentas Seni. Setiap bidang dan anggota diberikan kesempatan untuk menampilkan kreativitas, bakat, dan ekspresi seni dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan malam keakraban ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar anggota, membangun solidaritas, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi.

 

Pada hari kedua, peserta memulai kegiatan dengan shalat tahajud, tadarus Al-Qur’an, dan shalat subuh berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan senam pagi dan kegiatan outbound. Berbagai permainan dan tantangan kelompok yang diberikan selama outbound dirancang untuk melatih kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan menyelesaikan masalah secara kolektif. Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak untuk memahami pentingnya kolaborasi dan semangat persaudaraan dalam menjalankan amanah organisasi.

 

Sebagai penutup, panitia memberikan apresiasi dan penghargaan kepada peserta yang aktif dan menunjukkan dedikasi selama kegiatan berlangsung. Seluruh rangkaian Triadha Hizbul Wathan 2026 ditutup dengan penuh kebersamaan dan semangat baru untuk terus berkontribusi dalam pengembangan organisasi. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat kepanduan, mempererat hubungan antar kader, serta melahirkan kader Hizbul Wathan UNIMUS yang berkarakter kuat, berdaya juang tinggi, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

 

Melalui penyelenggaraan Triadha Hizbul Wathan 2026, Hizbul Wathan Kafilah Jenderal Soedirman Universitas Muhammadiyah Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kader yang unggul melalui empat pilar utama organisasi, yaitu Keagamaan, Pendidikan, Kemanusiaan, dan Lingkungan. Dengan semangat kebersamaan dan jiwa kepanduan yang kuat, diharapkan seluruh kader dapat terus menjadi pelopor kebaikan, penggerak perubahan, serta penerus perjuangan Muhammadiyah di masa depan.

 

Hizbul Wathan UNIMUS 2025/2026
Triadha Hizbul Wathan 2026
24–25 Januari 2026
Universitas Muhammadiyah Semarang & Lapangan Tembak Kodam Undip

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 4 =